Pastikan Anda Punya Segitiga Pengaman untuk Kesehatan Hewan Ternak Anda

Di Indonesia musim hujan biasanya berlangsung mulai bulan Oktober sampai dengan Maret setiap siklus, sehingga tindakan persiapan dapat diantisipasi sebelumnya, kecuali jika kita berhadapan dengan gejala El Nino atau La Nina.

Gejala alam yang kedua ditandai dengan molornya musim hujan. Apa yang perlu dipersiapkan? Yaitu segitiga pengaman dalam kesehatan hewan, terdiri dari : sanitasi, imunisasi dan medikasi.

Sanitasi ialah tindakan menjaga kebersihan kandang dan lingkunganya untuk membunuh bibit penyakit sebelum menginfeksi ternak.

Imunisasi merupakan tindakan pengebalan tubuh apabila bibit penyakit lolos dari pembersihan bibit penyakit dengan sanitasi. Medikasi atau pengobatan adalah tindakan akhir apabila bibit penyakit lolos dari sanitasi maupun tidak dapat ditahan dengan zat kebal.

Kotoran ternak, sisa pakan dan limbah rumah tangga merupakan media yang baik untuk tumbuhnya bibit penyakit. Sehingga kandang dan lingkunganya harus dibersihkan. Seringkali kita tidak yakin mengenai hasil tindakan sanitasi ini, karena kita tidak dapat melihat langsung bibit penyakitnya.

Bakteri,virus,protozoa,dan telur cacing parasit ukurannya mikroskopis. Keyakinan melaksanakan peperangan denga bibit penyakit ini harus ditanamkan dalam diri peternak.

Alat dan bahan sanitasi sangat mudah diperoleh. Sapu lidi, sekop dipergunakan untuk membersihkan kandang. Desinfektan akan membunuh bibit penyakitbaik bakteri maupun virus.
Kapur merupakan bahan desinfektan yang baik. Selain menghambat pertumbuhan bibit penyakit juga berfungsi menurunkan kelembaban udara di musim hujan.

Imunisasi secara rutin biasanya dilakukan untuk kekebalan terhadap penyakit. Bibit penyakit di kandang dan lingkungannya dapat dibunuh,tetapi kita tidak dapat menjaga burung liar yang sesekali hinggap di atap, kayu bangunan kandang, bahkan ikut makan bersama.

Penularan melalui vektor semacam ini tidak dapat dihindari. Inilah pentingnya tindakan vaksinasi.

Pengobatan sebagai tindakan terakhir apabila ternak sudah terserang penyakit harus segera dilakukan. Pengetahuan tentang gejala penyakit yang sudah diuraikan di atas penting untuk diketahui.

Bagi peternak ayam komersial dapat dipercaya tindakan pengobatan dan pengontrolan penyakit ternak lebih intensif bahkan super intensif. Tetapi bagi peternak semi komersil atau ukuran rumah tangga, tindakan ini sering tidak dilakukan.

Padahal pengobatan ini tidak terlalu mahal dibandingkan dengan harga ternaknya. Oleh karenanya sebaiknya kematian ternak perlu ditekan dengan ketiga cara tersebut diatas. Yang terpenting adalah kemauan untuk bertindak.

sumber : http://www.infoagrobisnis.com

About tunaskaryaabadifarm

new bussiness

Posted on 4 Juli 2011, in Kesehatan ternak, knowladge and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: